We only see what we choose to see.

The Pirates

Rp 85.000

T-shirt in 30s cotton combed with a print on the front. 100% cotton.

Clear

Semuanya bermula pasca dilengserkannya Presiden Sukarno. Monster bertaring mesin ini mulai menggerogoti isi perut gunung Papua yang berisi harta karun yang tak terbatas. Semenjak itu Freeport menjadi kutukan turun temurun bagi siapapun yang coba-coba mendekat berteriak. Tidak tersentuh sedikitpun seolah mempunyai kekuatan gaib melebihi sifat gaib itu sendiri.

Konon setiap bulir salju yang turun selalu berhasil memberikan kedamaian di lembah Nemangkawi. Air hasil penguapan bumi membasahi tanah yang menjadikannya subur dengan beraneka tanaman yang tumbuh diatasnya. Tetapi itu terjadi puluhan tahun silam sebelum Freeport menggerus peradaban yang asri itu. Kini tanah surga sudah berganti menjadi neraka keserakahan.

Perang Kurusetra tidak pernah benar-benar terjadi. Pandawa sudah terlanjur jumawa dengan skenario Kontrak Karya yang setiap saat masih bisa diregenerasi, berjalan mulus mempecundangi Indonesia selama puluhan tahun.

Grasberg di Papua adalah harta karun emas terbesar didunia. Bahkan untuk mengambilnya tidak perlu menggali lagi, karena sudah berserakan dipermukaan tanah. Dan ditanah ini pula terjadi pembunuhan dan penghilangan paksa. Terhitung dari tahun 1975 sampai dengan tahun 1997  tercatat 160 orang dari bangsa Melanesia terbunuh disekitar tambang.

Ibarat ayam kelaparan dan mati dilumbung padi. Rakyat Papua dikuras dan diberangus ditanah adat nya sendiri. Skenario mediasi hanyalah negosiasi murahan yang selapas itu selalu bisa mereka bungkus rapi dan dibiarkan membusuk dan terlupakan (atau bahkan dilupakan samasekali).

Tinggal kita berhitung sendiri, keuntungan apa yang sudah kita peroleh dari para Kurawa pengeruk “tembolok burung besar” yang secara diam-diam membawa kabur emas yang berserakan di lembah Eastberg ini?. Keberhasilan menyingkirkan dan merampas tanah-tanah ulayat milik Papua membuat para petinggi Freeport melahap keuntungan 1 juta kali lipat pendapatan tahunan penduduk Timika-Papua!

Freeport dan pemerintah Indonesia hanya cinta pada tanah Papua diatas dan dibawahnya. Tetapi tidak berlaku bagi masyarakat Papua yang kelaparan dan setengah mati mempertahankan harga diri  leluhur dan adat istiadatnya. Freeport dan para tengkulak berkoalisi membagi hasil rampasannya. Diam-diam membawa bagiannya sendiri-sendiri dan dengan bangga berlalu-lalang dikerumunan.

Cecunguk bau tengik yang menjelma menjadi perompak di tanah Indonesia!.

Size Chart

S M L XL
HEIGHT 70 73 77 80
WIDTH 47 49,5 52 54,5

*Measurement are in centimeter.

Measurement Diagram

Measurement tshirt 2

Weight 0.5 kg
Size

, , ,

Color

SKU: VL.TP.08-001-1 Category: